BANTU MEDIASI / NEGOSIASI PERMASALAHAN NASABAH DGN PIHAK BANK 

(BERLAKU UNTUK SELURUH INDONESIA)


Konsultasi Gratis Hubungi:

SMS / Telp : 081282082693 - 082114610299


PIN  : 28A6F4A8  atau  746CB58B
**** 


PROFIL SINGKAT



 A.     MULAI BERDIRI
LEMBAGA BANTUAN MEDIASI NASABAH  (disingkat dan untuk selanjutnya disebut LBMN) didirikan  tanggal 17 Nopember 2007 dihadapan Notaris Yani Nurani, SH, SP1 dengan nomor akte Pendirian No. 04.  dengan nama LEMBAGA BANTUAN MEDIASI NASABAH BANK (LBMNB)
Pengubahan atau penyesuaian nama ini dilakukan supaya penyebutannya lebih singkat. Selain itu kata Nasabah sudah indentik dengan Bank. Jadi cukup hanya menyebut Nasabah, biasanya pasti sudah berhubungan dengan Bank.Selain itu, dalam perjalanannya ternyata banyak juga permintaan dari Nasabah non Bank untuk minta dibantu melakukan mediasi dengan pihak/lembaga pemberi kredit non Bank tersebut.
Hal-hal yang menyangkut perubahan akte yang menyangkut penyesuaian nama ini akan diurus lebih lanjut apabila diperlukan.

B.     PENDIRI
Lembaga ini  di gagas dan didirikan oleh  Pulo Siregar, lalu mengajak beberapa rekannya yang lain yang satu kesamaan pandang mengenai Lembaga  yang akan dibentuk, terutama anak-anak muda yang masih punya idealisme tinggi untuk membantu siapa yang ingin dibantu.

Rekan-rekannya yang lain tersebut antara lain :

NAMA                                    : Jansen                       
Jabatan                                     : Pembina
Pekerjaan Tetap                       : Kantor Notaris

NAMA                                    : Herna Selvia Parastica                       
Jabatan                                     : Ketua
Pekerjaan Tetap                       : Kuliah di Universitas Indonesia

NAMA                                    : Verawati
Jabatan                                     : Sekretaris
Pekerjaan Tetap                       : Kuliah di Universitas Brawijaya

NAMA                                    :Eva Shinta Puspita
Jabatan                                     : Bendahara
Pekerjaan Tetap                       : Kuliah di Universitas Gunadarma 

Sementara  Pulo Siregar sendiri, selain sebagai penggagas, juga  menjabat sebagai Penanggung Jawab Lembaga, pekerjaan tetapnya mengelola sebuah Lembaga Keuangan Non Bank dengan Jabatan sebagai Wakil Direktur.

C.    WILAYAH PELAYANAN
Mengenai wilayah pelayanan  mencakup seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Hal tersebut bisa terlaksana dengan memanfaatkan  sarana, prasarana dan teknologi yang sudah ada, seperti telepon, fax, internet,  jasa ekspedisi, jasa perbankan,  dan yang lain-lain. Sehingga tidak perlu membuka kantor-kantor cabang atau perwakilan di daerah-daerah lain untuk menghindari biaya (cost) yang tinggi yang pada akhirnya bisa membebani pengguna jasa LBMN.
Oleh karena itu pulalah  lembaga ini tidak terlalu memikirkan harus punya alamat kantor  konvensional, tapi cukup alamat kantor  virtual.

D.     LATAR BELAKANG PENDIRIAN
Latar belakang Lembaga didirikan, bermula dari seringnya membaca keluhan-keluhan nasabah perbankan yang  disampaikan melalui media massa. Baik media cetak maupun elektronik.
Sebagai salah saru contoh, hanya dalam kurun waktu 9 bulan  yaitu dari bulan April 2007 hingga Nopember 2007,  Surat Pembaca di Harian Kompas saja bisa mencapai 100 lebih keluhan.
Timbul pertanyaan. Kalau hanya yang dimuat  saja sudah begitu banyak, berapa banyak lagi yang tidak dimuat? Mengingat kolom yang sangat terbatas?
Bagaimana juga dengan Media Cetak dan Elektronik yang lainnya? Ada berapa banyak lagi?
Lalu, mencoba mengamati isi yang tersirat dari  keluhan-keluhan  tersebut, ditambah dengan survey kecil-kecilan dengan cara menanyakan ke beberapa orang tentang peraturan Bank Indonesia  yang terkait dengan Pengaduan Nasabah, Mediasi Perbankan, Sistim Informasi Debitur, BI Checking dan lain-lain yang sejenisnya,  mereka  rata-rata menyatakan tidak tahu atau  tidak mengerti. Bertitik tolak dari situlah   muncul keinginan untuk mencoba masuk ke dalam, supaya bisa membantu apa yang bisa dibantu, yang untuk lebih jelasnya akan diuraikan dalam Maksud dan tujuan pendirian.

  
E.      MAKSUD DAN TUJUAN  PENDIRIAN
Maksud dan tujuan pendirian LBMN  adalah satu dan lain hal yang  intinya mendorong supaya Nasabah dapat  mempergunakan  haknya sebagai nasabah yang kadang mereka tidak tahu, tidak mengerti atau tidak percaya diri untuk menggunakannya, yang apabila ingin disebutkan secara spesifik,  misalnya dengan cara :
     1.  Mendampingi dan atau mewakili nasabah yang ingin  melakukan Pengaduan Nasabah, hal yang dimungkinkan dalam Peraturan Bank Indonesia nomor 7/7/PBI/2005 tentang Pengaduan Nasabah.
(Lebih jelas mengenai Peraturan ini, klik disini)
    2. Mendampingi dan atau mewakili nasabah dalam   melakukan upaya-upaya Mediasi, hal yang dimungkinkan dalam Peraturan Bank Indonesia nomor 8/5/PBI/2006 tentang Mediasi Perbankan.
(Lebih jelas mengenai Peraturan ini, klik disini)
3.  Mendampingi dan atau mewakili nasabah yang ingin melakukan BI Checking sendiri, hal yang dimungkinkan dalam Peraturan Bank Indonesia nomor 9/14/PBI/2007 tentang Sistim Informasi Debitur.
(Lebih jelas mengenai Peraturan ini, klik disini)

Hal-hal lainnya yang masih dalam ruang lingkup maksud dan tujuan pendirian yaitu:
     a.       Membuka pelayanan konsultasi mengenai hal-hal yang terkait dengan  peraturan dan atau ketentuan   perbankan.
    b.   Melakukan sosialisasi dan edukasi hal-hal yang terkait dengan risiko produk-produk perbankan, sehingga bisa dihindari secara dini.
   c.      Menerbitkan atau mensponsori penerbitan buku-buku yang terkait dengan  produk-produk perbankan.
Dalam hal ini, hingga saat ini sudah ada dua judul buku yang sudah beredar di toko-toko buku antara lain : RISIKO KARTU KREDIT dan RISIKO KARTU ATM.
(Informasi lebih lengkap mengenai Risiko Kartu Kredit klik : disini  mengenai Risiko Kartu ATM klik : disini)
      d.      Memberikan Ide, Saran dan Masukan kepada penentu kebijakan

 F.    VISI DAN MISI
Visi :      Menjadi Lembaga Mediasi Perbankan yang Non Komersil namun  Kredibel dari waktu ke waktu, dengan tetap menjunjung tinggi azas  Netralitas dan Idenpendensi.
Missi :   Mendorong kesetaraan antara Debitur dengan Kreditur sesuai hak dan kewajiban masing-masing.

G.    KOMPETENSI
Pulo Siregar, Penggagas/Pendiri  sekaligus menjadi penanggungjawab Lembaga ini  adalah  punya   berpengalaman puluhan tahun di Bank, sehingga tidaklah berlebihan apabila dikatakan sangat  berkompeten dalam mengarahkan  maksud dan tujuan berikut visi dan misi Lembaga dan mengorganisir pelaksanaan kegiatan sehari-hari.
Demikian juga dengan Tim Worknya. Anak-anak kuliah yang kuliahnya di Universitas2 terkemuka pasti harus diakui kemampuan berpikirnya untuk berakselerasi dalam menyelesaikan sesuatu permasalahan yang pasti sangat akrab dengan bidang mediasi ini.

H.    NON KOMERSIL
Sesuai dengan namanya LEMBAGA BANTUAN,  Lembaga kami adalah lembaga yang non komersil. Dengan demikian kami tidak akan pernah membicarakan apalagi menetapkan tarif biaya pengurusan. Yang paling memungkinkan dibicarakan adalah mengenai biaya pengganti transportasi,  yang jumlahnya paling tinggi  satu jutaan rupiah, sesuai tingkat kesulitan pengurusan, tanpa memandang besar kecilnya yang mau diurus, termasuk seberapa besar diskon yang diberikan oleh pihak bank. Pembayaran pengganti biaya transportasi dibayarkan  setelah urusan selesai. Kalau belum  selesai, tidak ada pembayaran (Bukan seperti yang lain, belum megerjakan apa-apa sudah minta bayaran. Apalagi tidak bisa diminta pertanggungjawaban apabila urusannya tidak berhasil)

Hal tersebut bisa terlaksana, karena Penggagas sekaligus Pendiri utama  punya penghasilan tetap dari pekerjaan tetapnya, sehingga tidak mengharapkan penghasilan dari Lembaga, bahkan lebih banyak melakukan subsidi untuk menunjang kegiatan operasional, sementara anak-anak muda pelaksana lapangan, belum terlalu memikirkan nilai komersil  dari sebuah jasa, masih lebih mengedapankan nilai-nilai idealisme

I.    MEKANISME DAN CARA KERJA KAMI
    Sebelumnya kami akan memberikan prediksi jumlah yg dibayar kalau kami yg melakukan mediasi. Dan hanya yg sepakat dgn prediksi tersebut yg kami follow up ke banknya. Sebelum sepakat kami belum akan follow up. Dan karena sudah hampir ratusan kali kami bermediasi di masing-masing  Bank biasanya prediksi kami ga pernah meleset.
    Maksud dari adanya prediksi ini, krn kami Belum menerima bayaran sebelum negosiasi yg sesuai kami prediksi  berhasil, dan tidak akan menerima bayaran apapun kalau prediksi kami meleset, sehingga kami tidak mau waktu, biaya dan energi kami terbuang sia-sia.

    Syarat utk mediasi  surat kuasa sama copy ktp. Setelah mendapat surat kuasa sama copy ktp  kami langsung follow up ke banknya utk melakukan mediasi dan negosiasi.
     Kalau  mediasinya berhasil  maka pada saat  pembayaran, nasabah sendiri yg harus menyetor ke teller banknya. Dari bank mana aja bisa.   Transfer via atm  juga bisa. Yg jelas pembayaran atau Transfernya akan langsung ke nomor rekening kartu kredit/kta masing-masing. Bukan ke rekening pribadi. Utk menghindari  dari unsur permainan.
    Biaya pengganti transportasi dan komunikasi sesuai  kesepakatan dibayar   setelah   mediasi berhasil dilakukan. Tidak ada pembayaran apabila mediasi dan negosiasi tidak berhasil.

     Contoh surat kuasanya ada dibawah. Penerima kuasanya dikosongin dulu nanti kami isi sendiri tergantung siapa yg waktunya longgar utk ngurusnya.


J.    HASIL KERJA KAMI

  Mengenai hasil kerja kami  berikut testimony2 dari mereka-mereka yg sudah kami bantu bisa dilihat di:
 https://www.google.com/url?q=http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2012/07/09/terima-kasih-atas-mediasinya-salut-membantu-nasabah-menyelesaikan-masalahnya-20-475701.html&sa=U&ei=yj6kUf7XA-e9iwLY6YHgBA&ved=0CAoQFjAB&client=internal-uds-cse&usg=AFQjCNEuLcEq6dPnkHZHWes8dKptjiIg9g
      Itu hanya sebagian kecil. Masih banyak lagi yang belum kami tulis. Kebanyakan karena kasusnya sama jadi tidak perlu kami ulang lagi. Yang lainnya karena keterbatasan waktu.

K.     SPONSOR
Untuk dapat lebih meningkatkan peran serta kami dalam membantu Nasabah-nasabah yang kesulitan menyelesaikan masalahnya dengan bank, kami sangat berharap ada Perusahaan atau Dermawan yang  bersedia mensponsori  Lermbaga kami ini. Apabila ada silakan menghubungi kami via email ke : lembagabantuanmediasi@gmail.com

L.     CONTACT PERSON

       PIN  : 28A6F4A8
       SMS / Whatsapp : 081282082693
     
M.       PENUTUP
Tanpa Nasabah, Bank  tak mungkin bisa eksis. Sebaliknya, tanpa Bank,  Nasabah  akan seperti kembali ke zaman batu.
Oleh karena itu, antara Bank dengan Nasabah seyogiyanyalah harus saling menjalin hubungan kemitraan yang setara untuk dapat saling mengambil manfaat sesuai fungsi dan posisi masing-masing.
Akhir kata, mudah-mudahan keberadaan  LBMN  ini dapat menghadirkan manfaat bagi semua pihak.

***


Tips Memilih Penyedia Jasa Mediasi


Kalau ada rencana untuk menggunakan  pihak Penyedia Jasa Mediasi untuk membantu menyelesaikan permasalahannya dengan pihak Bank,  tips berikut  ini mungkin berguna.
Silakan klik link dibawah ini.

 http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2013/06/06/tips-memilih-penyedia-jasa-mediasi-membantu-nasabah-menyelesaikan-masalahnya-26-566155.html



Catatan : 
Lembaga Bantuan Mediasi Nasabah ini sangat sesuai dengan kriteria yang disebutkan dalam Tips

Contoh Surat Kuasa


CONTOH SURAT KUASA




Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama                            :
Tempat/Tgl Lahir         :
No KTP                        :
Pekerjaan                      :
Alamat                         :

Selanjutnya disebut Pemberi Kuasa

Untuk produk Kartu Kredit / KTA Bank .......... No. Account ...................................

Dengan ini memberikan kuasa kepada  :
Nama                           :
Tempat/Tgl Lahir        :
No KTP                       :
Pekerjaan                      :
Alamat                         :
Selanjutnya disebut Penerima Kuasa

Khusus untuk melakukan hal-hal tersebut dibawah ini:
  1. Mendapatkan informasi dari  Bank ...........   sehubungan dengan tagihan atau informasi lainnya termasuk informasi mengenai transaksi dan status kolektibilitas Pemberi Kuasa baik dalam bentuk tertulis atau verbal; dan/atau
  2. Datang ke bagian penagihan untuk melakukan negoisasi atau pertemuan dengan staff penagihan; dan/atau
  3. Negosiasi program restrukturisasi hutang apabila ada; dan/atau
  4. Membayar tagihan dan melunasi hutang; dan/atau
  5. Menerima atau meminta cetak ulang lembar tagihan; dan/atau
  6. Meminta dan menerima surat lunas, apabila memang tagihan sudah selesai dibayarkan; dan/atau
  7. Menutup kartu dan/atau akun pinjaman, apabila tagihan sudah selesai dibayarkan.
  8. Menandatangani dokumen-dokumen yang diperlukan untuk dan atas nama Pemberi Kuasa yang terkait dengan hal-hal yang dikuasakan.


Surat Kuasa  ini  berlaku seterusnya, kecuali ada pencabutan dari  Pemberi Kuasa.

Demikian Surat Kuasa dan Persetujuan ini dibuat untuk dapat digunakan dengan sebagaimana mestinya.

Jakarta, .............................

Pemberi Kuasa,                                                            Penerima Kuasa,






                 ...................................                                                      ................................      





















































KhabarGembira!!!
Telah Terbit !!!
Dan telah beredar di toko-toko Buku Gramedia Seluruh Indonesia

Buku

BEBASKAN UTANGMU
27 Studi  Kasus Menyelesaikan Utang secara Legal

Bonus bagi yang membeli buku :
Konsultasi gratis mengenai permasalahan dengan Bank tanpa batas waktu
via email, BBM, Whatsapp ataupun SMS
Seuai alamat email, PIN dan Nomor HP yang telah disebutkan di atas



 DESKRIPSI  BUKU

Buku ini merupakan bagian kumpulan dari postingan-postingan Penulis  di http://www.kompasiana.com/pulosiregar

Postingan-postingan Penulis yang di Kompasiana sebagaimana linknya yang sudah disebutkan di atas cukup diminati pengunjung. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah pengunjung yang tercatat dalam fitur pengunjung yang disediakan pihak Kompasiana. Tidak ada yang dibawah seratus. Tapi  ribuan. Bahkan  ada yang mencapai sepuluh ribu lebih seperti yang judulnya  http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2011/02/17/bisa-tidak-black-list-dihapus-membantu-nasabah-menyelesaikan-masalahnya-5-341507.html   pada saat penyusunan draft Buku ini,  telah dikunjungi  oleh 11.000 lebih, demikian juga dengan   http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2011/02/09/bi-checking-akan-dihapus-setelah-5-tahunmembantu-nasabah-menyelesaikan-masalahnya-4-339564.html telah dikunjungi 12.000 lebih, padahal waktu tayangnya belum ada  setahun. Baru hanya sekitar 9 bulan. Apalagi sudah beberapa tahun?

Masih banyak yang belum paham betul mengenai  BI Checking, Sistim Informasi Debitur, Pengaduan Nasabah, Mediasi Perbankan khususnya untuk melakukan mediasi dan negosiasi penyelesaian Kredit/Kartu Kredit/Kredit Tanpa Agunan macet dan hal-hal lain yang terkait dengannya, terutama juga  yang terkait dengan hak-hak nasabah.
Bahwa  dengan memiliki, dan membaca Buku ini,  selain bisa lebih memahami, bisa menjadi panduan untuk melakukan hal yang sama, karena semua isinya bersumber dari praktek sendiri di lapangan, bukan hanya sekedar cerita atau teori.

***

Untuk :
  • Negosiasi Kartu Kredit / KTA
  • Negosiasi tagihan Kartu Kredit / KTA
  • Negosiasi pembayaran Kartu Kredit / KTA
  • Negosiasi pelunasan Kartu Kredit / KTA
  • Solusi Kartu Kredit / KTA
  • Solusi tagihan Kartu Kredit / KTA macet
  • Solusi pembayaran Kartu Kredit / KTA
  • Solusi pelunasan Kartu Kredit / KTA
  • Menghindari Pengacara Kartu Kredit / KTA  abal-abal
  • Menghindari Pengacara  kartu Kredit / KTA bermasalah
  • Menghindari Pengacara Mediasi abal-abal
Hubungi Lembaga ini : LEMBAGA BANTUAN MEDIASI NASABAH

Konsultasi Gratis Hubungi:
SMS / Whatsapp : 081282082693
PIN  : 28A6F4A8
Email : lembagabantuanmediasi@gmail.com


***